Total Tayangan Halaman

Label

Rabu, 18 Januari 2012

Pengadilan atas Kemarahan (untuk orang-orang yg suka marah)

Dalam rangka mengungkapkan kemarahan kita, pertama tama kita harus mencari pembenaran bagi diri sendiri, kita harus meyakinkan diri bahwa marah itu pantas, tepat dan benar. Di dalam proses batin yang marah, seolah olah sedang terjadi sebuah pengadilan dalam pikiran kita.

terdakwa berdiri di atas panggung pengadilan dalam pikiran kita. kita adalah jaksa penuntutnya. kita tahu mereka bersalah, tetapi supaya adil, kita harus membuktikannya kepada hakim, kepada hari nurani kita terlebih dahulu. kita lalu meluncur ke dalam rekonstruksi "kejahatan" yang melawan kita.

kita menuduhkan segala jenis kedengkian, sifat bermuka dua dan niat buruk di balik semua perbuatan terdakwa. kita mengungkit kembali semua "kejahatan" mereka pada masa silam untuk meyakinkan hari nurani kita bahwa mereka tak pantas untuk dikasihani.


milan 2 vs 1 Novara Coppa Italy.mp4