Blog ini membahas seputar kepribadian, motivasi, hukum, sejarah dan peradaban manusia
home
Total Tayangan Halaman
Label
- bahan kuliah (40)
- hukum konstitusi (6)
- IAD (7)
- ilmu hukum (12)
- Islam (7)
- motivasi (19)
- MSDM (6)
- pancasila (13)
- PKn (13)
- video (7)
Minggu, 22 Januari 2012
Rabu, 18 Januari 2012
Pengadilan atas Kemarahan (untuk orang-orang yg suka marah)
Dalam rangka
mengungkapkan kemarahan kita, pertama tama kita harus mencari pembenaran
bagi diri sendiri, kita harus meyakinkan diri bahwa marah itu pantas,
tepat dan benar. Di dalam proses batin yang marah, seolah olah sedang
terjadi sebuah pengadilan dalam pikiran kita.
terdakwa berdiri di atas panggung pengadilan dalam pikiran kita. kita adalah jaksa penuntutnya. kita tahu mereka bersalah, tetapi supaya adil, kita harus membuktikannya kepada hakim, kepada hari nurani kita terlebih dahulu. kita lalu meluncur ke dalam rekonstruksi "kejahatan" yang melawan kita.
kita menuduhkan segala jenis kedengkian, sifat bermuka dua dan niat buruk di balik semua perbuatan terdakwa. kita mengungkit kembali semua "kejahatan" mereka pada masa silam untuk meyakinkan hari nurani kita bahwa mereka tak pantas untuk dikasihani.
terdakwa berdiri di atas panggung pengadilan dalam pikiran kita. kita adalah jaksa penuntutnya. kita tahu mereka bersalah, tetapi supaya adil, kita harus membuktikannya kepada hakim, kepada hari nurani kita terlebih dahulu. kita lalu meluncur ke dalam rekonstruksi "kejahatan" yang melawan kita.
kita menuduhkan segala jenis kedengkian, sifat bermuka dua dan niat buruk di balik semua perbuatan terdakwa. kita mengungkit kembali semua "kejahatan" mereka pada masa silam untuk meyakinkan hari nurani kita bahwa mereka tak pantas untuk dikasihani.
Senin, 16 Januari 2012
Minggu, 15 Januari 2012
Rabu, 11 Januari 2012
Langganan:
Postingan (Atom)