Total Tayangan Halaman

Label

Tampilkan postingan dengan label MSDM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MSDM. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 April 2012

Pelatihan dan Pengembangan SDM


PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SDM

       I.            PENDAHULUAN
Pemanfaatan potensi manusia sebagai sumber daya memerlukan suatu perencanaan yanng baik, pelaksanaan yang konsisiten, dan pengendalian yang kontinyu, dengan maksud agar tujuan yang diinnginkan dapat dicapai dengan efisien dan efektif. Untuk itulah diperlukan adanya sistem pengaturan sumber-sumber daya yang ada termasuk didalamnya adalah manusia. Pengaturan tersebut akan memvbantu perusahaan atau organisasi agar mampu memberdayakan potensi yang ada secara terorganisir sehingga dalam ketenagakerjaan dibutuhkan suatu manajemen SDM.
Setelah para pekerja diterima perusahaan sebagai hasil seleksi penempatan, maka belum dapat diharapkan dari mereka bahwa mereka langsung dapat bekerja dan memberikan  sumbangannya yang optimal kepada perusahaan. Ini berlaku untuk setiap tenaga kerja dari tingkatan bawah sampai tingkatan manajerial.Disamping itu, perkembangan teknologi menyebabkan timbulnya peralatan dan mesin-mesin baru yang lebih canggih dan lebih efisien yang kemudian digunakan oleh perusahaan. Akibatnya ada pekerjaan yang hilang, muncul pekerjaan yang baru atau pekerjaan masih tetap sama tapi memerlukan tambahan pengetahuan dan ketrampilan. Para tenaga kerja memerlukan tambahan penngetahuan dan ketrampilan  yang baru itu.

Senin, 09 April 2012

PENGENALAN, PENEMPATAN DAN PEMBERHENTIAN


PENGENALAN, PENEMPATAN DAN PEMBERHENTIAN
Muhammad Haris, Mkn
FAK.SYARIAH IAIN ANTASARI
PENGENALAN
Pengenalan (orientasi) adalah aktifitas2 yg menyangkut pengenalan individu terhadap organisasi, penyediaan landasan bagi karyawan baru agar mulai berfungsi secara efektif dan menyenangkan pada pekerjaan yg baru
                Pada saat proses seleksi karyawan baru telah dilaksanakan para manajer dan pengembangan SDM membantu para karyawan baru untuk memperoleh kesan yang menyenangkan. Bantuan ini juga diberikan bagi karyawan lama yg dimutasikan ke pekerjaan baru
TUJUAN PENGENALAN
  1. Memberikan rasa bangga menjadi anggota perusahaan yg berkualitas
  2. Menciptakan kesadaran akan lingkup bisnis perusahaan dan pengaruhnya terhadap perusahaan lainnya
  3. Memberikan penekanaan bahwa keuntungan komfetitif didasarkan pada fokus pelanggan dan pelayanan
  4. Mengurangi kekhawatiran berkaitan dengan pekerjaan baru
  5. Membantu menjelaskan pengebangan kontribusi dari anggota lain
  6. Menjelaskan standar mutu yg menjadi ukuran kerja 
  7.   Membangun tanggung jawab bagi pertumbuhan dan perkembangan pribadi yg dibagi antara karyawan dengan manajemen
Manfaat program pengenalan
Manfaat yg dirasakan berkisar ttg berkurangnya kecemasan karyawan.
Dengan kecemasan yg berkurang para karyawan dapat belajar lebih baik. Pengaburan masalah oleh rekan sekerja atau kritikan dari penyelia dapat diatasi karena karyawan yg dapat mengikuti masa orientasi dengan baik mempunyai harapan kerja yg lebih realistik. Karywan yg mengikuti masa pengenalan dengan baik mengikuti masa pengenalan dengan baik membutuhkan perhatian lebih kecil, kinerja lebih baik ,& lbh kecil kemungkinan berhenti.
  • Tidak lanjut pengenalanProgram pengenalan yg sukses diteruskan dengan tindak lanjut yg dibutuhkan karyawan baru karena mereka sering tdk dapat mengingat apa-apa yg diinformasikan dlm masa pengenalan.
  • Pertemuan langsung antara karyawan dan supervisornya merupakan langkah terpenting dari tindak lanjut program orientasi
B. PENEMPATAN
Penempatan karyawan berarti mengalokasikan para karyawan pada posisi kerja tertentu, hal ini khusus terjadi pada karyawan baru. Kepada para karyawan lama yg telah menduduki jabatan atau pekerjaan termasuk sasaran fungsi penempatan karyawan dalam arti mempertahankan pada posisinya atau memindahkan pada posisi yg lain
ž  Penempatan staffing terdiri dari dua cara
  1. Karyawan baru dari luar perusahaan
  2. Penugasan ditempat yg baru bagi karyawan lama yg disebut penempatan internal (implacement)
Ada 3 jenis penempatan
  1. Promosi
Promosi terjadi apabila seorang karyawan dipindahkan darisatu pekerjaan ke pekerjaan lain yg lebih tinggi dlm pembayaran tanggung jawab dan atau level. Umumnya diberikan sebagai penghargaan, hadiah atas usaha dan perstasinya di masa lampau.
Transfer dan demosi
Transfer  terjadi kalau seorang karyawan dipindahkan dari satu bidang tugas ke bidang tugas lainnya yg tingkatannya hampir sama, baik tingkat gaji, tanggung jawab maupun tingkat struktural
Demosi terjadi kalau seorang karyawan dipindahkan dari satu posisi ke posisi yg lain yg lebih rendah tingkatannya baik tingkat gaji tanggung jawab / strukturalnya.
Demosi jarang menimbulkan hasil yg positif bagi seorang karywn. Biasanya hal tersebut terjadi karena masalah kedisplinan, karyawan didemosi karena kinerja yg tidak baik atau karena ketidaktaatan terhadap kedisiplinan kerja karena terlalu sering tidak hadir.
Masalah: karyawan hilang motivasi kerja, tdk produktif, jelek loyalitas
Demosi dimaksudkan dgn tujuan baik, yaitu mendorong/ memacu karyawan yg tidak dpt mengerjakan tugasnya. Daripada melakukan PHK perusahaan lebih memilih untuk mempertahankan karyawan dan ditempatkan pada level tanggung jawab yg lebih rendah
Job posting program
JPP memberikan informasi kepada karyawan tentang pembukaan lowongan kerja dan persyarataannya. Tujuan program ini adalah untuk memberikan dorongan bagi karyawan yg mencari promosi dan transfer serta membantu departemen SDM dalam mengisi jabatan internal. Dengan demikian Job posting dpt mempertemukan antara kepentingan perusahaan dgn kepentingan karyawan
Tdk semua jabatan dapat melalui job posting. Biasanya hanya bagi jabatan level bawah yg bersifat klerikal, teknis dan posisi supervisor. Namun pekerjaan pada level yg lebih tinggi dapat pula diumumkan untuk memenuhi tuntutan afirmasi dan persamaan kesempatan pekerjaan, sehingga para karyawan yakin bahwa mereka dapat mengisi pekerjaan apa saja dlm perusahaan
C. PEMBERHENTIAN
Pemberhentian / PHK adalah keputusan dari ndividu dan karyawan. Hal ini dapat dilakukan oleh perusahaan / pekerja. Pemberhentian kerja dapat didorong oleh alasan pribadi. Peranan departemen SDM adalah mencari cara yg terbaik untuk melakukan pemutusan hubungan ini sehingga akibat buruk bagi individu dan perusahaan bisa diminimalisir
Bentuk2 pemutusan hubungan kerja bisa berupa:
  1. Meninggalkan pekerjaan sementara (cuti)
  2. Pengurangan
  3. Pengunduran diri sementara
  4. pemecatan

Senin, 02 April 2012

Rekrutmen dan Seleksi


Rekrutmen dan Seleksi
Muhammad Haris, Mkn
FAK.SYARIAH IAIN ANTASARI
Definisi
A.    Rekrutmen :
         Proses pencarian atau mengundang calon-calon tenaga kerja yang mempunyai kemampuan sesuai dengan rencana dan kebutuhan organisasi di waktu tertentu, untuk melamar kerja.
         Rekrutmen merupakan proses mencari, menemukan dan menarik para calon karyawan untuk diperkerjakan dalam dan oleh organisasi. Rekrutmen juga merupakan serangkaiankegiatan mencari dan memikat pelamar kerja dengan motivasi, kemampuan, keahlian dan pengetahuan yg diperlukan untuk menutupi kekurangan yg diidentifikasi dalam perencanaan kepegawaian. Prosesnya dimulai ketika para pelamar dicari dan berakhir ketika lamaran diserahkan

Isu Stratejik dalam Rekrutmen (Schuler & Jackson 2006)
         Proses rekrutmen harus konsisten dengan strategi, visi, dan nilai-nilai organisasi.
         Proses rekrutmen harus bisa dilaksanakan secara efisien dan efektif.
         Proses rekrutmen harus dibarengi dengan kemampuan organisasi dalam mempertahankan para karyawan terbaik.

Senin, 26 Maret 2012

IDENTIFIKASI DAN ANALISIS JABATAN


IDENTIFIKASI DAN ANALISIS JABATAN

Perkembangan organisasi dan perubahan struktur dalam organisasi menyebabkan kebutuhan akan pekerjaan baru semakin meningkat. Sebelum organisasi melakukan seleksi terhadap karyawan yang akan menduduki jabatan yang baru, maka manajer sumber daya manusia perlu mengetahui dan mengidentifikasi pekerjaan-pekerjaan apa saja yang akan dilakukan dan bagaimana pekerjaan dilakukan serta jenis personal yang bagaimana yang layak menduduki pekerjaan tersebut. Dalam hal ini, organisasi perlu menetapkan standar-standar pekerjaan dan kriteria keterampilan, pendidikan, dan pengalaman yang diperlukan.
Untuk mengetahui jenis pekerjaan, bagaimana melakukan pekerjaan dan siapa yang tepat untuk melakukan pekerjaan itu perlu dilakukan analisis terhadap pekerjaan itu sendiri yang disebut sebagai analisa jabatan (job analysis). Dessler (1997), mengungkapkan bahwa analisa jabatan merupakan prosedur untuk menetapkan tugas dan tuntutan keterampilan dari suatu jabatan dan orang macam apa yang akan melaksanakan pekerjaan tersebut. Dalam pengertian ini, dessler menekankan pada dua aspek, yaitu meyangkut isi pekerjaan dan orang yang melaksanakan pekerjaan.

Senin, 19 Maret 2012

PERENCANAAN SDM


PERENCANAAN SDM

Perencanaan adalah proses untuk memutuskan tujuan-tujuan apa yg akan dikejar selama periode waktu mendatang dan apa yang akan dilakukan agar mencapai tujuan-tujuan tesebut . Perencanaan haruslah mendahului semua aktifitas manajemen agar organisasi sukses dalam mencapai tujuan-tujuannya.
Perencanaan dapat diibaratkan sebagai inti manajemen karena perencanaan membantu untuk mengurangi ketidakpastian di waktu yg akan dating dan oleh karena itu memungkinkan para pengambil keputusan untuk menggunakan sumber daya-sumber daya mereka yang terbatas secara paling efisien dan efektif.

A.    Pengertian Perencanaan SDM

Perencanaan SDM meruapakan serangkaian kegiatan yg dilakuak n utnuk mengantidifasi permintaan bisnis dan lingkunganpada organisasi di waktu yg akan dating untuk memenuhi kbutuhan-kebuthan tenaga kerja yg ditimbulkan ileh kondisi tertentu

Organisasi harus mengidentifikasi baik kebutuhan-kebuthan personalia jangka pendek maupun jangka panjang melalui perencanaan

Melalui program perencanaan SDM yg sistematis dapat diperkirakana jumlah dan jenis tenaga kerja yg dibutuhkan pada setiap periode tertentu sehingga dapat membantu bagian SDM dalam perencanaan rekrutmen, seleksi serta pendidikan dan pelatihan.

Senin, 12 Maret 2012

Manajemen SDM : 1


MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
 
oleh  Muhammad Haris, Mkn

  Materi:
1.      Pentingnya manajemen sumber daya manusia
  1. Perencanaan manajemen sumber daya manusia
  2. Analisis dan rancang bangun pekerjaan
  3. Rekrutmen tenaga kerja
  4. Seleksi pegawai
  5. Penempatan pegawai
  6. Pengembangan manajemen sumber daya manusia
  7. Perencanaan karir
  8. Penilaian prestasi kerja
  9. System imbalan
  10. Pemeliharaan hubungan dengan karyawan
  11. Pemeliharaan hubungan industrial
  12. Audit kepegawaian

Pentingnya MSDM

         istilah SDM mjuk kepada orang2 didalam organisasi. Manusia merupakan elemen yg selalu ada di dalam setiap organisasi. Tanpa orang2 yg efektif, mustahil bg organisasi untuk meraih tujuan2nya.

         Organisasi terkecil adalah organisasi diri. Sebelum berhasil memanagemen orang/organisasi lain, sudahkan kita berhaasil me-manage diri kita sendiri?. 

Pengertian Manajemen
         Managemen adalah proses pendayagunaan bahan baku & sumber daya manusia untuk mencapai tujuan2 yg ditetapkan. Esensi manajemen adalah aktifitas bekerja dengan orang lain agar mencapai berbagai hasil. Melalui manajemen dilakukan proses pengintegrasian berbagai sumber daya dan tugas untuk mencapai berbagai tujuan organisasi yang telah ditentukan
          Manajemen, berasal dari kata kerja to manage (bhs.Inggris), yang artinya mengurus, mengatur, melaksanakan, dan mengelola.
         Manajemen menurut Drs. P.I. Oey Liang lee: “Manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, dan pengontrolan “human and natural recources” (terutama human resources) untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu”